Jumat, 13 Oktober 2017

Perhatikan 6 Hal Ini untuk Punya Apartemen Via Take Over Kredit


foto hanya ilustrasi


 Banyak jalan menuju Roma. Pepatah tersebut sesuai menggambarkan berbagai cara untuk memiliki apartemen. Saat ini, sudah berkembang beragam metode kepemilikan apartemen. Take over kredit adalah salah satu cara punya apartemen Jakarta Timur. Cara ini berbeda dengan pembelian apartemen pada umumnya. Sistem ini merupakan pengalihan kredit atau oper kredit dari debitur lama ke debitur baru. Perhatikan 6 hal penting ini untuk melakukannya.

1.                  Periksa Kondisi Unit Apartemen
Hal penting pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa kondisi unit apartemen yang ditawarkan. anda dapat meminta ijin kepada pemilik lama (debitur lama) untuk memeriksa keseluruhan apartemen miliknya. Hal ini penting dilakukan agar Anda dapat mengetahui secara langsung keadaan unit apartemen yang akan dibeli. Dalam suatu transaksi jual beli, harus jelas keadaan objek yang diperjualbelikan.
Apabila Anda mengetahui kondisi apartemen secara keseluruhan, maka tidak ada penyesalan mengenai kondisi apartemen yang tidak layak ataupun tidak memadai. Usahakan Anda memeriksa bagian luar dan dalam apartemen dengan cermat. Upayakan apartemen yang dibeli masih punya kualitas baik, seperti layak huni, tidak terdapat kerusakan, fasilitas apartemen (jaringan listrik, air) masih memadai, kebersihan terjamin. Pilih juga apartemen yang memadai.

2.                  Perhitungkan Nilai Transaksi
Dalam sistem take over kredit, terdapat transaksi pengalihan kewajiban kredit antara debitur lama (penjual) dengan debitur baru (pembeli). Untuk itu, Anda sebagai pembeli harus memperhatikan penghitungan nilai-nilai transaksi dalam proses kepemilikan oper kredit. Jangan sampai Anda tidak mengetahui secara riil dan jelas atas nilai-nilai transaksi yang harus diselesaikan.
Nilai-nilai transaksi yang harus dibayarkan meliputi nilai jual unit apartemen, besar saldo hutang pokok, serta besar cicilan kredit yang harus dibayar. Beberapa nilai tersebut harus diketahui agar Anda tidak kaget di kemudian hari. Pertimbangkan dengan benar setiap kewajiban tersebut dengan menyesuaikannya dengan kondisi finansial Anda agar ke depannya mampu melunasi dengan lancar.

3.                  Cek Riwayat Pembayaran Debitur Lama
Hal yang harus diperhatikan dalam kepemilikan apartemen melalui sistem oper kredit tentunya berbeda dengan sistem lainnya. Dalam sistem ini, Anda dianjurkan dan harus mengetahui riwayat pembayaran yang dilakukan oleh debitur lama (penjual). Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga yang merupakan bank yang memberikan kredit kepemilikan apartemen pada debitur lama.
Keterlibatan pihak bank memang harus ada dalam transaksi oper kredit. Pihak bank juga berhak mengetahui siapa pemilik baru yang punya kewajiban untuk menyelesaikan kredit sebelumnya. Anda dapat menanyakan kepada pihak bank mengenai track record pembayaran yang dilakukan oleh pemilik lama atau pihak penjual dalam melakukan pembayaran kredit.
Usahakan pilih yang risikonya kecil, yaitu dalam kategori lancar hingga cukup lancar. jangan pilih yang punya riwayat kredit diragukan atau kredit macet. Hal ini akan memudahkan Anda dalam membayar cicilan serta bunganya. Apabila kedua jenis kredit yang sangat riskan tersebut Anda ambil, maka kewajiban akan berpindah pada Anda dengan segenap risikonya. Tentu penanggungan risikonya juga tidak mudah.

4.                  Perhatikan Keabsahan dan Kelengkapan Dokumen
Hal penting selanjutnya adalah mengenai keabsahan dan kelengkapan dokumen. Kedua hal ini harus ada dalam suatu dokumen, di mana Anda harus memeriksanya. Keabsahan dalam dokumen yang diperlukan dalam sistem jual beli oper kredit apartemen Jakarta Timur ini juga harus ada, karena membutuhkan pengakuan hukum. Kelengkapan dokumen juga harus ada sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Proses jual beli akan terjamin dan lancar dengan adanya dokumen yang sah dan lengkap. Legalitas hukum bisa Anda peroleh. Dokumen penting tersebut berupa syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pihak penjual dan pembeli beserta dengan sertifikat apartemen. Seluruh persyaratan dokumen harus lengkap dan mengandung legalitas hukum.

5.                  Cermati Sistem Pembayaran Cicilan
Sistem pembayaran cicilan merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam proses jual beli oper kredit. Kemudahan pembayaran cicilan lewat bank harus dapat terpenuhi dengan baik, mencakup jumlah cicilan beserta bunganya dan biaya-biaya lainnya. Waktu atau periode pembayaran cicilan kredit juga harus diketahui secara jelas sebelum Anda menyetujui jual beli, guna mempertimbangkan kesanggupan Anda, baik dari segi finansial, maupun mental.

6.                  Lakukan Proses Oper Kredit Secara Legal
Proses oper kredit harus memenuhi keseluruhan dokumen yang diperlukan dan keabsahan dokumen. Pihak penjual dan pembeli juga harus melibatkan pihak ketiga, yaitu notaris dan pihak bank. Dengan demikian, proses oper kredit dapat berjalan lancar, bersifat legal (berkekuatan hukum), serta terjamin keabsahannya. Sebagai pembeli, Anda juga tidak merasa was-was dalam menggunakan apartemen.

Keberagaman cara kepemilikan apartemen, termasuk sistem take over kredit, mampu mempermudah seseorang mempunyai apartemen. Sistem oper kredit dapat menjadi solusi kebutuhan untuk penjual dan pembeli apartemen Jakarta Timur. Dalam pelaksanaannya, jangan sampai melewatkan 6 hal penting yang sudah dijelaskan di atas. Hal-hal tersebut harus dilakukan dalam sistem ini, di mana mampu menunjang kejelasan jual beli dan bersifat legal.

0 komentar:

Posting Komentar