Kamis, 05 Januari 2017

Ahmad Dhini Mengaku Tidak Tahu Menahu Mengenai Rencana Makar


Jakarta. Ahmad Dhani balik diperiksa demi dalil tercantel simpulan akal pemberontakan terhadap Sri Asterik Pamungkas ala Kamis (5/1/2017). Dhani memberitahukan, ia gamam dicecar 40 perbincangan interogasi kekuatan pemberontakan nan dilakukan Sri Tanda Jasa.

Dhani menyanggupi kagak sedemikian itu ingat melalui Sri Kartika. Sira berniat terpendam perbahasan aktual selain pertemuan-pertemuan menjelang 2 Desember 2016.

"Saya bertanya-tanya tersedia mencapai 40 pertanyaan, kira menggugupkan," peri Dhani ala Mapolda Metro Hebat, Kamis (5/1/2017).
(foto: kompas.com)
Beliau memadahkan, kapasitasnya demi saksi dusta palsu jatah Sri Nasib tak kategoris. Beliau mengiakan sekadar dobel darab berharta dalam ruangan nan pas sama Sri Asterik, merupakan dalam Universitas Bung Karno pada 20 November 2016, lalu dalam Mako Brimob.

"Pertama darab bercura pada Mako Brimob, ngobrol dalam Mako," kecek Dhani.

Dhani tidak sudah mengikuti pidato Sri Asterik dalam kolong Pajak Kalijodo. Lektur itu masa ini dianggap demi tenaga pemberontakan oleh petugas keamanan. Walakin, Dhani berterus terang mengenal muatan khotbah itu dari YouTube.

"Kalau tilik dalam YouTube akur abdi mengenyam lirik sendiri pada Youtube nan nonton berapa, memanggil menyeru belaka 80.000 nan nonton siap saksi, kok mesti saya?" istilah Dhani. (sumber: kompas.com)

0 komentar:

Posting Komentar